MANOKWARI NEWS


Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Narapidana2 Tercantik Dan Terseksi di Indonesia

0
lidia pratiwi


 Andi soraya


 

arenaphoto.blogspot.com
READ MORE >>

Seorang PSK Tewas Bugil Dengan Mulut Disumpal BH...

0
Seorang perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK) ditemukan tewas tanpa busana di dalam kamar Hotel Wisata di Jalan Imam Bonjol Kisaran, Rabu, (17/11) sekira pukul 12.00 WIB. Perempuan bernama Rosida Br Siregar alias Ida (38) warga Jalan Panton Bagan, Asahan, itu ditemukan tewas tergeletak di lantai kamar dengan posisi telungkup di samping tempat tidur.
Saat ditemukan, kondisi tubuh Ida sangat mengenaskan dengan kondisi leher dijerat tali, sementara kedua tangan dan kaki diikat handuk. Mulut korban juga disumpal dengan tali kutang. Sekujur tubuh korban tampak memar bekas pukulan dan penganiayaan. Sedangkan, hidung mengeluarkan darah dan wajah lebam hingga nyaris tak dapat dikenali.
Diduga, perempuan itu dianiaya hingga tewas oleh lelaki teman kencannya. Mayat perempuan itu ditemukan seorang pegawai hotel bernama Kanti (36) yang hendak membersihkan kamar. Saat akan membersihkan kamar, dirinya terkejut melihat pintu kamar A3 dalam keaadan terkunci.
Karyawan hotel itu akhirnya berinisiatif mengambil kunci duplikat yang berada di meja resepsionis untuk membuka pintu kamar. Saat pintu kamar terbuka karyawan hotel itu langsung terkejut setelah menemukan sesosok mayat perempuan tergeletak dilantai kamar.
Penemuan mayat perempuan itu langsung dilaporkan kepada petugas Polres Asahan guna penyelidikan. Usai melakukan olah TKP, petugas langsung mengevakuasi jenazah perempuan berambut ikal itu ke Rumah sakit Haji Abdul Manan Simatupang.
Kasatreskrim Polres Asahan, AKP M Yoris Marzuki SIK menyatakan kasus itu masih dalam penyelidikan. Sementara itu dari informasi yang dikumpulkan, malam sebelum ditemukan tewas korban sempat duduk-duduk di warung yang berada di depan hotel.
Warung Indomie milik Bibi (50) warga Jalan Sei Asahan itu merupakan tempat mangkal korban selama menunggu tamu. Bahkan, saat itu korban sempat memesan teh manis dan duduk di bangku warung hingga pukul 02.00 Wib. Setelah menikmati minuman di warung itu, korban menuju hotel Wisata untuk buang air kecil.
Saat akan masuk ke dalam hotel, korban bertemu dengan seorang lelaki bertubuh kecil dan kurus. Lelaki misterius itu sempat berbicara dengan penjaga pintu hotel. “Wak cewek itu siapa wak, bisa dipake?” ujar penjaga pintu hotel menirukan ucapan lelaki itu.
Tanpa rasa curiga, lelaki setengah baya penjaga pintu hotel wisata itu langsung memanggil korban. Seterusnya, korban dan lelaki misterius itu berjalan menuju kamar A3 hotel wisata Kisaran. Sementara itu lelaki misterius berbadan kurus dan kecil yang masih diburu petugas. Sebelum bertemu dengan korban, lelaki misterius itu sempat tidur dengan salah seorang PSK yang berada di sekitar hotel.
Nany (30), PSK yang sering mangkal di warung Indomie depan hotel sempat tidur dengan lelaki misterius tersebut. Dan setelah beberapa jam berada dalam kamar, lelaki itu memberikan uang sebesar Rp200 ribu. “Malam itu, sebelumnya dia (lelaki misterius) tidur dengan aku di kamar nomor A1.Tapi waktu dia (lelaki-red) mengajak menginap aku nggak mau dan langsung keluar setelah dikasih uang”, ujar Nany.
Lelaki misterius itu sempat mengaku tidak mempunyai uang lagi untuk membayar cewek. Bahkan, lelaki yang mengaku bernama Adi itu berniat langsung pulang karena tinggal di daerah Mandoge, Asahan. Diduga usai tidur dengan Nany, lelaki misterius itu bertemu dengan korban ketika akan keluar dari hotel. Saat itu lelaki itu langsung memanggil korban dan membawanya menuju kamar A3 hotel Wisata Kisaran.
“Memang malam itu si Ida sempat minta pindah kamar dari A1 ke kamar A3. tapi kita nggak tahu menginap dengan siapa temannya”, ujar Sari(35) resepsionis hotel Wisata Kisaran.
sbr : wihans.web.id
READ MORE >>

Sembilan ABG Kepergok Mandi Bugil Bareng

0
Kabar soal diamankannya sembilan remaja (2 wanita dan lima laki-laki) yang digrebek saat mandi bareng, Jumat (26/11) lalu, membuat heboh sebagian besar warga Perumahan Pinang Hijau, KM 9. Mereka bertanya-tanya soal lokasi penggrebekan sebenarnya.
Menurut mereka, lokasi rumah kosong tempat para ABG itu menenggak minuman keras, mandi barang, dan berniat akan melakukan persta seks itu bukan di lokasi perumah mereka. Selasa (30/11) lalu, tiga perwakilan warga, Irwan Spi (Ketua RW 05), Hendra (Ketua RT 03), dan Tanwir Rambe, bertandang ke Biro Tanjungpinang untuk mengklarifikasi hal tersebut...
Menurut Irwan, sejak penggerebekan itu muncul di koran, dirinya dan juga Hendra sering didatangi warga yang menanyakan kebernarannya. “Warga Tanya apa benar lokasinya di perumahan kami. Warga merasa malu jika hal itu terjadi di perumahan mereka,” ujar Irwan.
Menanggapi hal tersebut, Irwan yang sebagai Ketua RW langsung berupaya mengecek kebenarannya. Semua ketua RT yang berada dalam kawasan Perumahan Pinang Hijau ditanya soal hal itu. “Tapi sampai sekarang (kemarin) tidak seorang pun ketua RT mau pun warga yang tahu rumah kosong seperti yang disebutkan. Selain itu tidak ada juga warga yang tahu kejadian penggerebekannya,” tandas Irwan.
Hendra menambahkan, perumahan mereka sejauh ini biasanya peka dengan kejadian yang ada di lingkungan sekitar. “Jika ada sesuatu apalagi ini heboh, pasti warga kami mengetahui dan langsung melapor ke kami,” ujar Hendra.
Terkait hal ini, Kepala Satuan Reskrim Polsek Tanjungpinang, Bripka Maisyamsu Alson, membenarkan pihaknya menerima adanya laporan tersebut. Menurutnya, korban atas nama Ermawati dalam laporan secara jelas-jelas menyebut lokasi rumah miliknya yang dijadikan sebagai tempat mesum bagi para remaja yang ada di amankan polisi itu berada di Perumahan Pinang Hijau.“Dalam laporannya disebutkan perumahan itu,” tegas Alson.
Alson juga menambahkan, selain dijadikan tempat mabuk-mabukan dan mandi bareng oleh anak-anak baru gede tersebut, kepada pihaknya pelapor menyampaikan laporan soal kehilangan setrika dan mesin cuci di rumah yang tidak ditinggalinya. Mendengar penjelasan Alson tersebut memahami. Baik Irwan, Hendra, dan Rambe menyimpulkan, lokasi rumah kosong milik pelapor itu bukan berada persis di perumahan mereka. “Kalau itu yang dimaksud kami tahu,” kata Irwan.
Lokasi rumah kosong itu disebut dia berada di bekas arena latihan motor cross yang terletak di antara perumahan mereka dan Perumahan Pinang Merah. “Kalau begini masalahnya sudah jelas. Kami bisa menjelaskannya kepada warga,” sebut Hendra lega.
Diberitakan sebelumnya, penggerebekan terhadap sembilan remaja yang didapati sedang mandi bareng itu diawali dari laporan yang diterima polisi pekan lalu. Atas laporan tersebut, Jumat (26/11) polisi melakukan penggerebekan dan menemui sembilan remaja yang dua diantaranya berjenis kelamin perempuan sedang dalam kondisi bugil. Salah satunya bahkan didapati tanpa sehelai benang pun.
Di kantor polisi, para ABG itu mengakui kalau sebelumnya mereka terlebih dahulu menenggak minuman keras dan ngelem. Dalam kondisi setengah teler mereka pun lantas mandi bersama-sama. Naifnya, para ABG yang rata-rata berusia 14 tahunan itu mengaku akan melakukan hubungan layaknya suami istri. Peristiwa memalukan itu diakhiri polisi dengan memberikan pembinaan, membuat perjanjian, dan akhirnya menyerahkan para ABG itu kepada orang tuanya masing-masing.

sbr : wihans.web.id
READ MORE >>

Cewek ABG, Celana Dalam dan Abang Beca

0
image : www.izyahya.com

Konon, pada jaman dahulu kala..seorang ABG pake rok mini sedang naik becak ke rumah kekasihnya..

becak yg dinaikinya melewati sekumpulan anak muda yg lagi nongkrong.

si ABG bertanya pada abang becak : "kenapa sih anak muda tadi pada rame2 menunduk dan ngeliatin ke bawah bang?"

abang becak : "wah, pasti pada ngeliatin CELANA DALAM kamu dek!"

si ABG : "kalo gitu mereka pada kecewa dong bang?"


abang becak balik bertanya
:"kenapa bisa dek?"

si ABG : "Karena kebetulan hari ini saya nggakpakai celana dalam bang..!!!"

abang becak : waduh..................!!!??????
 
sumber : www.dhaniels.com
READ MORE >>

Waduh...Foto Bugil Ibu Guru Membuat Heboh Banyuwangi

0
Foto bugil milik seorang ibu guru di Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, beredar luas dalam sepekan terakhir. Foto-foto itu menyebar luas melalui ponsel. 

 

Setelah heboh dalam sepekan terakhir, seseorang yang mengaku sebagai model pada foto tersebut muncul di Kantor Polsek Cluring. Guru olahraga berinisial SR (47) itu melaporkan beredarnya foto-foto itu kepada polisi, Sabtu minggu lalu. Pasalnya, foto-foto itu adalah koleksi pribadi dan tidak untuk disebarkan kepada publik.
Dalam foto-foto itu terlihat seorang perempuan telanjang hanya memakai celana dalam berwarna putih. Tubuh bagian atas terlihat jelas dalam foto tersebut. Selain foto telentang itu, juga terlihat foto yang lebih panas lagi. Ada lima gambar bugil yang menyebar.
Salah satu warga, Eko, mengaku mempunyai foto-foto itu dari seorang temannya. “Saya tidak tahu dari mana asalnya,” kata Eko. Menurutnya, foto-foto itu telah ramai diperbincangkan dalam sepekan terakhir.
Rupanya, sang model tidak tahan dengan kabar itu. Akhir pekan lalu, ia lapor polisi. SR merasa nama baiknya dicemarkan dengan beredarnya foto-foto itu. Padahal, foto tersebut merupakan koleksi pribadi. SR membuat dua laporan sekaligus. Laporan pertama dugaan pencemaran nama baik, untuk mengungkap siapa dalang di balik penyebaran foto telanjang tersebut. Yang kedua, laporan pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan mingguan lokal, yaitu IT dan SG.
Setelah menerima laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Kapolsek Cluring AKP Suwardi mengatakan, pihaknya telah memeriksa lima orang. Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut siapa dalang di balik beredarnya foto pribadinya tersebut.
“Sudah lima orang yang kami periksa, di antaranya pelapor dan dua wartawan mingguan,” kata Suwardi, Selasa (17/11). Kelima orang itu diperiksa sebagai saksi.
Polisi memeriksa SR untuk menelisik pelaku penyebaran foto. Adapun oknum wartawan diperiksa atas dugaan pemerasan terhadap SR. IT diperiksa lantaran diduga kuat mengetahui siapa orang pertama yang menyebarkan foto telanjang tersebut.
SG diperiksa atas perkara dugaan pemerasaan yang memanfaatkan foto telanjang dengan modus konfirmasi berita. SG sendiri mengaku mendapatkan foto telanjang tersebut dari IT dan membantah telah melakukan pemerasan.
Kepada polisi, SR mengaku mengetahui fotonya beredar ke masyarakat setelah beberapa orang yang mengaku wartawan mingguan mendatanginya. SR mengaku diperas oleh oknum wartawan itu dan telah mengeluarkan “uang damai” sebesar Rp 1 juta dengan maksud agar foto-foto itu tak dimuat.
“Dia tahu foto-foto pribadinya beredar ya dari wartawan itu, dan akhirnya lapor,” tutur Suwardi.
Polisi menemukan titik terang orang yang diduga melakukan penyebaran foto telanjang SR dan motif di balik aksi itu. Penyebaran foto telanjang SR diduga berlatar belakang api cemburu.
Kepada polisi, SR menyebutkan jika foto telanjangnya itu diambil gambarnya oleh YK, mantan suaminya, saat hubungan keduanya masih mesra. Sejumlah gambar berpose menantang diambil sesaat sebelum YK dan SR memadu kasih di kamar rumah mereka sewaktu hubungan keduanya masih harmonis. Namun, SR tak menyangka jika akhirnya akan menjadi persoalan seperti saat ini.
Guru olahraga di sebuah SD negeri di kawasan Desa Tampo, Kecamatan Cluring, tersebut menduga jika peristiwa memalukan itu dilatarbelakangi kecemburuan YK. Hubungan SR dan YK saat ini dalam proses perceraian. YK diketahui tidak rela jika diceraikan oleh SR. Di tengah proses tersebut, SR sedang dekat dengan seorang pria berinisial RD.
“SR mengaku jika saat ini sedang dekat dengan seorang pria berinisial RD,” lanjut Suwardi.
Kini, polisi tengah memburu YK untuk dikonfrontasi dengan lima saksi yang telah diperiksa. Jika benar YK yang menyebarkan, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Polisi juga menyita lima lembar gambar telanjang SR. st9.KOMPAS.com
READ MORE >>

Ternyata, Foto Bugil Clara Supit Gunakan Kamera SLR Profesional .....

0
ds-clara-adelia-supit-korban-foto-bugil-di-facebook-tb.jpg

Kasus yang menimpa seorang mahasiswi bernama Clara Adelina Supit aka DS yang menjadi korban penyebaran foto syur atau foto bugil di Facebook telah merebak. Ada sebuah analisis mengenai foto gadis cantik ini bahwa foto itu memang sengaja diabadikan, bahkan kamera yang digunakan untuk mengambilnya adalah kamera digital SLR yang biasa digunakan para profesional. Paling tidak begitulah menurut analisis seorang “pakar” telematika, siapa lagi kalau bukan Roy Suryo.
Wow… kalau memang benar seperti itu, jadi timbul pertanyaan: apa tujuan sebenarnya dari tersebarnya foto bugil ini? Hhhh…

Pakar Telematika, Roy Suryo meyakini kalau foto syur Clara Adelina Supit, yang beredar luas melalui jejaring sosial Facebook diabadikan dalam keadaan sadar.
“Saya sudah melihat langsung foto itu sejak ramai diperbincangkan. Gambar tersebut terekam secara sengaja. Jadi dibuat dalam keadaan sadar,” tegas Roy Suryo dengan penuh keyakinan, di Makassar, Sabtu 17 April 2010.
Bahkan ia menyebutkan, jika kamera yang digunakan untuk mengambil gambar bukan kamera telepon genggam. Tapi kamera yang digunakan adalah kamera Digital SLR yang biasa digunakan para profesional.
Meski demikian, anggota komisi I DPR-RI ini enggan berkomentar banyak tentang foto syur Clara Supit. Roy mengaku tidak memiliki kebebasan untuk berkomentar tentang foto-foto syur seperti sebelumnya. Alasannya, posisinya yang saat ini menjabat wakil rakyat tersebut, membatasinya untuk lebih berkomentar banyak tentang kasus foto-foto bugil.
“Saya tidak sebebas dulu lagi. Saya saat ini bisa berkomentar tentang itu jika sudah masuk ke ranah hukum. Misalnya sudah diproses ke Pengadilan,” tambahnya.
Roy sendiri sangat khawatir dengan kasus foto syur, yang makin banyak. Hal itu tidak lepas dari makin berkembangnya dunia di bidang penguasaan teknologi.
Sebagai solusinya, pemerintah Indonesia harus memperketat aturan tentang Informasi Teknologi (IT). Salah satunya mendorong Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Teknologi Informasi (TPTI) untuk segera dibahas di DPR, yang selanjutnya akan dijadikan UU.
“RUU itu harus digolkan menjadi UU. Jika tidak, maka kasus serupa akan makin menjadi-jadi,” tegas Roy yang diundang ke Makassar untuk berbicara tentang IT ini.
Sumber: Vivanews.

READ MORE >>

Anak SD Paling Kurang Ajar se Indonesia

0
Jaman dulu anak-anak sangat hormat terhadap orang yang lebih tua, terlebih yang sudah lanjut usia. Namun sekarang...???? nih lihat sendiri kelakuan anakini...!

READ MORE >>

Peristiwa Unik dan Lucu Hanya Ada Di Indonesia

0
Ternyata masih banyak kejadian yang sering kita temui sehari-hari, khususnya di Indonesia kita tercinta ini,, yang lucu, kocak, aneh, unik, bahkan kreatif. Ayo,, lain kali coba buka mata buka telinga… Nyebur.com cuma bantu kasi bahan2nya…..

Duh, liatnya aja linu..
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia 
tapi kayanya yang satu ini anunya di phoshop...hehehe....

Cuma ada di Indonesia, kalo darurat disuruh mecahin kaca yang isinya… kosong!!? atau mungkin berisi brosur instruksi lain??
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia


Cuma ada di Indonesia, orang banyak maunya,, hehe
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma ada di Indonesia, penjahat tenang melenggang meninggalkan barang bukti,, hihi…
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma ada di Indonesia, Miki Tikus punya saudara..
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia


Cuma ada di Indonesia, beritanya kaya gini,…
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma ada di Indonesia, cekcok bisa sampai ke menu makanan…
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma ada di Indonesia, kos-kosan bisa memuaskan pelanggan… loh!?
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia



Cuma di Indonesia, Manohara bisa jadi isi cilok… !?
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma di Indonesia ada merk motor Harlay Davidson
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Pengumuman… Pengumuman…
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Mungkin Michael Jackson pernah ke Jl. Sawo ini ?!
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma ada di Indonesia, satria baja hitam pakai jas hujan, tengah terik pula, hehe..
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Almarhum Mbah Surip pernah kerja di SPBU loh… atau jangan2..!?
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia

Cuma ada di Indonesia, abis di POTO lalu dikasi bonus KOPI
Kejadian-kejadian Lucu yang Hanya Ada di Indonesia



 Sumber:http://www.nyebur.com/kejadian-kejadian-lucu-yang-hanya-ada-di-indonesia-part-2/
READ MORE >>

MIRIS!!!!! Dewi Perssik Tampil Seksi di Depan Anak-anak (Foto)

0
Dewi Perssik Tampil Seksi di Depan Anak-anak (Foto) -  depe_banjar.jpg

Depe tampil seksi dikelilingi anak-anak saat manggung di Banjarmasin.
BANJARMASIN - Tampil seksi dan vulgar seolah tak bisa dilepaskan dari diri seorang Dewi Perssik (Depe). Mantan istri Saipul Jamiil ini tak memperhatikan lagi siapa yang ada di depannya.

Dewi Perssik Tampil Seksi di Depan Anak-anak (Foto) -  depe_banjar21.jpg
Dewi Perssik Tampil Seksi di Depan Anak-anak (Foto) -  depe_banjar3.jpg  

Dewi Perssik Tampil Seksi di Depan Anak-anak (Foto) -  depe_banjar4.jpg 

 
Saat mengisi acara Bintang Armada Peduli di Shinta International Restaurant. Banjarmasin Jumat_ (17/12/2010) ini tak lagi segan membuka baju di hadapan anak di bawah umur. Tak lupa dia pun mempertontonkan goyangan gergajinya.Dewi Perssik yang malam itu tampil mengenakan busana serba hitam, meminta izin kepada undangan untuk melepas jaket yang dikenakannya. Tak ayal, hal tersebut makin membuat sambutan para undangan makin meriah..Saat itulah, badan bagian atas Depe nyaris tanpa tutup. Hanya ada baju semacam lapisan tipis mirip stoking berbentuk jala menutupinya.
Penonton yang menyaksikannya bukan hanya orang dewasa. Tidak sedikit anak di bawah umur juga menikmati goyangan Depe. Setiap gerakannya pun direkam anak-anak itu.
meski harus sambil membawakan lagu.
Sumber: Banjarmasin Post
READ MORE >>

Woow... Rio Ferdinand Kembali Komentari Kemenangan 6-0 Indonesia Atas Laos...

0
Jakarta - Laju timnas Indonesia di Piala AFF masih tidak luput dari perhatian bek Manchester United Rio Ferdinand. Kini ia pun ikut mengomentari kemenangan setengah lusin gol yang dipetik 'Merah Putih' atas Laos,  Sabtu (4/12/2010).

Di tengah-tengah kesibukannya beraktivitas sebagai pemain sepakbola profesional Inggris, Ferdinand ternyata masih setia memantau perkembangan Indonesia di ajang Piala AFF yang mengetengahkan pertarungan antar negara-negara Asia Tenggara.

"Wow sekarang sudah 3-1 untuk Indonesia," tulis Ferdinand dalam akun Twitternya usai M.Ridwan menjebol gawang Malaysia, Rabu (1/12/2010) lalu.

Saat itu Indonesia akhirnya memetik kemenangan telak 5-1 saat peluit akhir dibunyikan. Itulah kemenangan perdana 'Pasukan Garuda' di Piala AFF 2010.

"Fansku di Indonesia pasti sangat senang saat ini," begitu cukilan tulisan lain Ferdinand saat itu.

Usai laga tersebut, perhatian Ferdinand rupanya belum surut. Kemenangan Indonesia atas Laos di laga kedua, yang juga memastikan laju Irfan Bachdim cs ke semifinal, pun ikut ia komentari..

"Indonesia baru menang 6-0...kenapa aku tahu ini...satu alasan - Twitter (twitfam)!! Mereka akan berpestaaaa!!" tulisnya per pukul 21.23 WIB.

Di laga ketiga fase grup, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand yang acap jadi musuh bebuyutan di Asia Tenggara. Komentar-komentar Ferdinand lewat situs mikroblogging Twitter pun niscaya ditunggu lagi nanti.
sumber: .detiksport.com
READ MORE >>

Photo Sexy Pacar Irfan Bachdim, yang bernama Jennifer Jasmin

0
Ini dia Photo Pacar Irfan Bachdim, yang bernama Jennifer Bachdim. Pacar Irfan Bachdim Seorang Model yang berasal dari negara jerman berumur 23 tahun.

Jennifer Jasmin Photo from model-kartei.de















Jennifer Jasmin_Jennifer Bachdim





Sumber : hotfreez.com

READ MORE >>

Oknum Aparat TNI vs Sopir Metro Mini....Hukum Rimba di Indonesia

3

Kemarin siang, Kamis 28 Oktober 2010 ada sedan keserempet metromini dari belakang. Ternyata pemilik sedannya yg mengendarai adalah oknum aparat TNI.

Di tengah jalan langsung menyetop metromini tersebut, lalu dari luar jendala metro mini,  oknum aparat tadi secara membabibuta menghajar  sopir tersebut. Dilanjutkan menyeret si sopir keluar bus sambil terus memukul juga menendang.

Selanjutnya dapat dijelaskan seperti yang Anda lihat pada gambar diatas. Kejadianya di tengah-tengah keramaian di jalan bawah jalan layang samping halte busway senen.

Bukannya harus diselesaikan secara hukum boss....kan belum tentu salah satu pihak yang salah.....masa hukum hanya dikuasai oleh sebagian golongan.......kita beri contoh kepada masyarakat kesadaran hukum yang benar.......jangan sepihak gitu...bahaya bagi negara ini........masing-masing udah punya tugasnya sopir nyupir melayani masyarakat dan aparat TNI menjaga masyarakat dari serangan atau ancaman dari luar...(seperti  kasus nelayan yang ditangkap aparat Malaysia gitu...contohnya...) .......ah sedih negaraku kok begini terus................kaya di hutan aja.......Bagaimana nih Pak Panglima TNI................??????????????

from: facebook Ali Mukhith
READ MORE >>

Fasilitas DPR Indonesia Jauh Lebih Mewah daripada DPR Amerika Serikat

0
Jakarta - Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta, Cecep Effendy mengatakan fasilitas yang dimiliki oleh anggota DPR RI lebih mewah dari fasilitas yang diterima anggota DPR di AS sekalipun. Banyak fasilitas yang dimiliki anggota DPR RI tidak dimiliki oleh anggota DPR AS, namun dari segi kemampuan serta tanggungjawab terhadap tugas, anggota DPR AS jauh lebih baik dari anggota DPR RI.

“Saya heran dengan anggota DPR RI yang selalu mengeluhkan kurangnya fasilitas yang belum mereka dapatkan dan menyia-nyiakan fasilitas yang mereka dapatkan saat ini. Anggota DPR RI secara relative memiliki fasilitas yang lebih mewah dibandingkan dengan anggota DPR di AS,” kata Cecep, di Jakarta, Minggu (24/10)...

Ia mencontohkan bagaimana berbagai acara study banding ke luar negeri yang merupakan kewajiban dan fasilitas agar anggota DPR memiliki perbandingan dalam menjalankan tugasnya, kemudian menjadi tidak lebih acara jalan-jalan saja. Padahal kalau itu dimanfaatkan, banyak hal yang seharusnya mereka bisa bawa untuk perbaikan kondisi dan bekal bagi mereka dalam menjalankan tugasnya. Namun sayangnya hal itu tidak terjadi.

“Coba tengok saja bagaimana anggota DPR RI memiliki gaji yang relatif jauh lebih tinggi dibandingkan gaji pegawai di Indonesia. Anggota DPR disini juga mendapatkan fasilitas perumahan yang tidak didapatkan oleh anggota-anggota DPR di AS dan Negara-negara maju Eropa lainnya,” jelasnya.

Cecep juga menuturkan jika melihat mobil-mobil yang digunakan anggota DPR, memiliki kemampuan memiliki dan membeli mobil-mobil mewah yang tidak mungkin dimiliki oleh anggota DPR di AS.

“Di sana anggota DPR juga tidak ada yang memiliki pembantu di rumah, sehingga rasanya aneh jika mereka di sini yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, masih belum mampu memberikan kontribusi yang baik bagi DPR .Saya sendiri pernah bekerja menjadi staf anggota DPR di AS bernama James A Leach dari Iowa yang telah menjadi anggota DPR selama 22 tahun dan menjadi ketua komisi tapi kehidupannya jauh lebih sederhana dari pada anggota DPR RI,“ ungkap dia..

Ditambahkannya, fasilitas lebih yang didapatkan lebih dari anggota DPR AS dibandingkan dengan anggota DPR di Indonesia adalah staf ahli yang mereka miliki. Namun, menurutnya, pemberian fasilitas tambahan berupa staf buat anggota DPR di Indonesia diyakininya juga tidak akan merubah kinerja DPR menjadi lebih baik. Selain itu fasilitas lebih lainnya adalah keberadaan perpustakaan mereka yang lengkap dan sambungan internet yang super cepat.

primaironline
READ MORE >>

Kisah Rombongan DPR Bertemu TKW (Memilukan dan Memalukan)

0


kompas.com — cerita pilu sumiati, tenaga kerja wanita yang disiksa majikannya di arab saudi, menghias halaman pemberitaan media beberapa hari ini. Sikap abai ternyata bukan hanya milik para majikan yang kejam di negeri orang. Para wakil rakyat, yang menjadi anggota parlemen karena dipilih oleh rakyat, pun menunjukkan sikap abai saat rakyat yang memilihnya tengah kelimpungan di negeri seberang.

Rombongan anggota dpr yang tengah melakukan kunjungan kerja ke moskwa, rusia, dilaporkan ”menelantarkan” seratusan lebih tenaga kerja wanita (tkw) indonesia yang tengah kebingungan di dubai. Di antara para tkw itu ada yang kedua tangannya melepuh karena disiram air keras oleh majikannya di arab saudi. Sementara, satu orang tkw lainnya mengalami pendarahan di perut.

”mereka egois sekali. Tidak ada satu pun yang peduli dengan nasib rakyat yang mereka wakili yang tengah kebingungan. Mereka menelantarkan para tkw di dubai,” tutur adiati kristiarini, seorang warga indonesia yang mendampingi para tkw, dalam perbincangan dengan kompas.com beberapa waktu lalu.

Ia menceritakan, peristiwa itu terjadi pada sabtu (6/11/2010). Ia bersama suaminya transit di bandara dubai dalam penerbangan new york-jakarta. Di gate 206 bandara dubai, mereka menunggu keberangkatan pesawat emirates dengan nomor penerbangan ek 358 tujuan jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 10.25 waktu setempat.

Di situ, menunggu pula rombongan tkw yang jumlahnya ia perkirakan sekitar 150 orang. Adiati mengetahui kemudian, ternyata para tkw itu tidak saling kenal dan tidak pergi dalam satu koordinasi kelompok rombongan. Secara kebetulan saja mereka bertemu di bandara. Ada juga rombongan anggota dpr yang hendak pulang seusai melakukan studi banding ke rusia.

Kebingungan

sekitar 30 menit menunggu, tutur adiati, ada pengumuman bahwa penerbangan ke jakarta dibatalkan karena lalu lintas udara indonesia tidak aman akibat letusan gunung merapi. Oleh emirates, para penumpang diarahkan menuju hotel. Dari sinilah kepanikan dan kericuhan dimulai. Para tkw itu bingung. Mereka tidak tahu harus berbuat apa, sementara petugas emirates dirasa kurang informatif.

Menurut adiati, sebelum tiba di hotel yang terletak di luar bandara, mereka harus melewati sejumlah prosedur. Inilah yang membingungkan para tkw sebab banyak di antara mereka tidak bisa berbahasa inggris. ”para tkw itu adalah orang-orang sederhana dan lugu. Mereka kebingungan. Saya dan beberapa orang indonesia lain lalu spontan saja berinisiatif membantu mereka,” ujar adiati.

Inisiatif membantu para tkw yang jumlahnya seratusan ini ternyata dilakukan sporadis oleh sejumlah orang indonesia yang ada di situ. Agus safari, seorang peneliti yang juga transit di dubai dari rusia, menceritakan dalam e-mail-nya kepada kompas.com, prosedur dari bandara menuju hotel memang terasa berbelit.

Pertama, para penumpang harus antre untuk mendapatkan visa sponsorship. Setelah itu, mereka harus menjalani cek imigrasi. Seusai urusan imigrasi, mereka harus datang ke satu loket untuk mencap kartu visa. Kemudian, harus antre lagi untuk scan mata di satu sudut yang jaraknya cukup jauh dari counter cap.

Sejumlah orang indonesia, tutur agus, secara spontan pontang-panting mencoba mengarahkan para tkw yang kebingungan. Suasananya sangat riuh. Di tengah keriuhan, menurut agus, rombongan anggota dewan terlihat duduk berkelompok di sudut ruang tunggu, sementara kartu visa mereka dikerjakan oleh agen tur mereka. Agus mengenali mereka sebagai anggota dpr sebab ia satu pesawat dalam penerbangan dari rusia. Temannya di kedutaan besar rusia memberi tahu agus soal rombongan ini.

Tidak tergerak

”saya heran, kok mereka tidak tergerak ya mengatasi rakyat yang memilih mereka sedang panik dan bingung. Mereka hanya tertawa-tawa dan ngobrol, dan saya sempat mendengar celetukan mereka saat saya sedang mengarahkan para tkw ini, ’ya, kita bermalam di dubai ini sekalian saja untuk menghabiskan sisa rubel (mata uang rusia)’. Masya allah...,” cerita agus.

Di antara orang indonesia yang spontan membantu para tkw ada juga riny konig. Ia juga transit di dubai dalam penerbangan dari swiss. Menurut riny, karena kesulitan komunikasi, para tkw ini banyak yang dibentak-bentak oleh petugas bandara.

”di sebelah saya ada orang-orang indonesia dengan paspor biru. Mereka diam saja melihat para tkw dibentak-bentak. Kok, ya enggak ada hati orang-orang ini,” tutur riny saat berbincang dengan kompas.com, beberapa waktu lalu, dengan nada jengkel.

Adiati, agus, dan riny mulanya tidak saling kenal. Mereka dipertemukan oleh spontanitas menolong para tkw yang kebingungan. Ada sejumlah orang indonesia lainnya yang juga spontan membantu secara sporadis. ”hanya faktor rasa kebangsaan dan kemanusiaanlah yang membuat kami berbuat,” kata agus. 




KOMPAS.com — Seusai keruwetan berurusan dengan administrasi Bandara Dubai (baca: Rombongan DPR ”Telantarkan” TKW di Dubai), rombongan penumpang pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 358 yang batal terbang menuju Jakarta akhirnya tiba di Hotel Holiday Inn, tidak jauh dari bandara, Sabtu (6/11/2010).

Di sini, para TKW kembali gaduh. Lagi-lagi mereka bingung dengan urusan pembagian kamar. Riny Konig, Adiati Kristiarini, Agus Safari, dan sejumlah orang Indonesia kembali turun tangan mengatur mereka yang kebingungan.

Dalam perbincangan dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu, Riny Konig menuturkan, saat mereka tengah sibuk mengoordinasi seratusan TKW, tiba-tiba seorang perempuan menegurnya.

”Bu, tolong, dong, dibilangin rombongannya jangan ribut, malu-maluin negara aja, kan enggak enak ribut begitu,” tegur perempuan itu kepada Riny.
”Rombongan mana, Bu?” tanya Rini.
”Itu, rombongan TKW,” kata perempuan itu.
”Lha, saya bukan TKW, Bu. Saya ini ingin pulang ke Indonesia, berlibur, kebetulan bertemu dengan mereka. Mereka ribut karena bingung Bu, banyak yang bertahun-tahun enggak pulang, kasihan. Ibu mau liburan juga?” tanya Rinny.
”O enggak, saya baru pulang dari Moskow, tugas negara,” kata perempuan itu yang menurut Rinny hanya tetap berdiri tanpa ikut membantu para TKW yang gaduh karena bingung. Belakangan, Riny tahu perempuan itu adalah anggota DPR yang habis melakukan studi banding di Moskwa, Rusia.

Mereka menginap di hotel itu satu malam. Selama satu malam itu pula Riny, Atik, Agus, dan kawan-kawan Indonesia lainnya mendata satu-satu kamar para TKW yang jumlahnya sekitar 150 orang. ”Hampir setiap jam kami berhubungan dengan informasi hotel, apa itu untuk membantu mereka urusan kamar, urusan telepon, urusan makan, shuttle bus ke Dubai City untuk menukar uang dan belanja minuman dan snack karena di hotel mahal,” terang Riny.

Tangan melepuh dan pendarahan  

Sementara, Adiati menceritakan, di antara para TKW itu ada seorang TKW yang kedua tangannya melepuh disiram air keras oleh majikannya di Arab Saudi. Matanya pun merah karena dicolok oleh majikannya.

”Saya lupa namanya. Dia dari Karawang. Baru satu minggu kerja sudah mendapat kekerasan dan dipulangkan. Ia tidak punya bekal uang sama sekali. Cuma bawa tas kecil berisi dua potong pakaian. Ia diam terus, tidak banyak bicara. Kasihan sekali,” tutur Adiati.

Selain itu, ada pula seorang TKW yang perutnya mengalami pendarahan. Namanya Ipah. Ia sebenarnya sudah memiliki janji dengan seorang dokter di Jakarta untuk operasi pengambilan kista di perutnya pada hari Senin (8/11/2010). Adiati yang mendampingi Ipah selama bermalam di hotel menceritakan, Ipah terus berbaring selama menunggu kepastian terbang.

”Tidak ada satu pun anggota Dewan yang terhormat itu menaruh perhatian pada nasib dua TKW ini. Mereka pasti tidak tahu karena memang tidak pernah mau tahu,” ucap Adiati kesal.

Bapak, kan anggota DPR  

Esoknya, Minggu (7/11/2010), ”relawan” Indonesia dan para TKW melakukan ”konsolidasi” di lobi hotel. ”Kami mendata kembali satu per satu teman-teman TKW. Kami mengingatkan agar masing-masing jangan bergerak sendiri dan memisahkan diri supaya mudah melakukan koordinasi jika ada pengumuman kapan pesawat ke Jakarta akan terbang," ungkap Riny.

Ia menuturkan, saat para ”relawan” sibuk mendata para TKW, seorang lelaki tampak berdiri menonton. ”Spontan saya bilang ke dia, Pak, mestinya Bapak yang ngurusin para pahlawan devisa ini, kan Bapak anggota DPR. Ini di depan mata Bapak jelas-jelas ada rakyat Bapak yang kesusahan, kasihan, kan,” kata Riny.

”Maaf, Bu. Saya bukan anggota DPR, tetapi terima kasih banyak ya, Ibu dan teman-teman sudah menolong mereka,” kata lelaki itu seperti ditirukan Riny. Ia mengetahui kemudian, lelaki itu adalah petugas agen travel yang mengurus perjalanan rombongan anggota DPR.

Menurut Rini, lelaki itu kemudian membalikkan punggung, bergabung dengan rombongan anggota DPR yang duduk tidak jauh dari situ. Beberapa orang dari mereka, kata Rini, sempat menoleh saat ia berbicara dengan lelaki dari agen travel tersebut karena berbicara dengan suara lantang. ”Mereka, ya enggak ikut membantu tuh, habis itu malah keluar menuju mobil sewaan,” ungkap Rini.

"Ngapain" cari duit ke luar negeri   

Sementara itu, salah seorang TKW, Diah, punya pengalaman yang menurutnya tidak mengenakkan saat ia mencoba menyapa satu-satunya perempuan anggota Dewan dalam rombongan tersebut. Ia bertanya kepada perempuan itu apakah sudah ada informasi kapan pesawat akan terbang menuju Jakarta.

”Eh, bukannya menjawab, ibu itu malah balik bertanya ke saya dengan ketus, ngapain cari duit ke luar negeri, di dalam aja banyak kok. Saya kaget, kok ditanya baik-baik malah ngomong ketus banget. Saya bilang aja kalo saya emang orang miskin, cari duit ke mana aja yang penting halal,” terang Diah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/11/2010).

Diah pun langsung melengos pergi. ”Di mata orang DPR, TKW itu enggak ada harganya. Ya, memang beginilah nasib kami, selalu dianggap menyusahkan di negeri sendiri,” katanya.

Diah sudah empat tahun bekerja untuk sebuah keluarga di Madinah, Arab Saudi. Ia bersyukur mendapat majikan yang baik. ”Saya cuti pulang kampung selama dua bulan untuk nengok anak. Majikan saya sayang sama saya. Dia malah nangis nganter saya pulang, minta saya cepet balik lagi ke Madinah,” katanya.

Mereka pulang duluan     

Selanjutnya, Minggu sore, seperti diceritakan Agus Safari, mereka mendapat kabar bahwa pesawat akan berangkat pada pukul 01.00 waktu Dubai (Senin, 8/11/2010). Kembali terjadi kegaduhan.

”Tidak mudah mengatur seratusan orang. Para TKW itu tersebar. Pelan-pelan kami mengumpulkan mereka di lobi. Tidak semua dapat terangkut oleh bus yang disediakan. Jadi kami berangkat secara bertahap menuju bandara,” ujar Agus.

Saat itu, Agus merasa heran sebab hingga di bandara ia tidak melihat seorang pun rombongan DPR. ”Rupanya mereka sudah pulang duluan naik penerbangan pukul 20.00. Luar biasa tuan-tuan yang terhormat itu, mereka ngeloyor pergi duluan tanpa sedikit pun mengindahkan rakyatnya yang kelabakan ini,” kata dia.

Studi banding rumah susun  

Menurut catatan Kompas.com, anggota DPR yang pergi ke Rusia adalah rombongan Komisi V yang tengah melakukan studi banding terkait RUU Rumah Susun. Selain ke Rusia, Komisi V juga melakukan studi banding yang sama ke Italia.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, anggota rombongan studi banding rumah susun adalah Yasti Soepredjo Mokoagow dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Muhidin Mohamad Said (Fraksi Partai Golkar), Roestanto Wahid (Fraksi Partai Demokrat), Usmawarnie Peter (Fraksi Partai Demokrat), Sutarip Tulis Widodo (Fraksi Partai Demokrat), Zulkifli Anwar (Fraksi Partai Demokrat), Riswan Tony (Fraksi Partai Golkar), Eko Sarjono Putro (Fraksi Partai Golkar), Roem Kono (Fraksi Partai Golkar), Irvansyah (Fraksi PDI-P), Sadarestuwati (Fraksi PDI-P), Chairul Anwar (Fraksi PKS), Ahmad Bakri (Fraksi PAN), Epyardi Asda (Fraksi PPP), Imam Nahrawi (Fraksi PKB), dan Gunadi Ibrahim (Fraksi Partai Gerindra). 

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5988973
READ MORE >>

Fakta - Fakta (Baru) Tersembunyi Dari Kerajaan Majapahit

0
Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya. Barangkali ini pula yang terjadi dengan Majapahit, sebuah kerajaan maha besar masa lampau yang pernah ada di negara yang kini disebut Indonesia. Kekuasaannya membentang luas hingga mencakup sebagian besar negara yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara.

Namun demikian, ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut kerajaan yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. Sejak memasuki Sekolah Dasar, kita sudah disuguhi pemahaman bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dkenal Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut. Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.

‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin memotivasi Tim Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta untuk melakukan kajian ulang terhadap sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam fakta-data arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka Tim kemudian menerbitkannya dalam sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi’.

Buku ini hingga saat ini masih diterbitkan terbatas, terutama menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda) yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara..

Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan dengan kawasan ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula dianalogikan dengan sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai komunis ini yang dibuat dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang dibuat di era Orde Lama dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena berkaitan dengan kepentingan masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.

Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.

Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu memiliki bukti berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja disembunyikan. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit adalah sebagai berikut:

1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’. Koin semacam ini dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin sebuah kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas bertuliskan kata-kata Tauhid.


2. Pada batu nisan Syeikh Maulana Malik Ibrahim yang selama ini dikenal sebagai Wali pertama dalam sistem Wali Songo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah Qadhi atau hakim agama Islam kerajaan Majapahit. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Agama Islam adalah agama resmi yang dianut oleh Majapahit karena memiliki Qadhi yang dalam sebuah kerajaan berperan sebagai hakim agama dan penasehat bidang agama bagi sebuah kesultanan atau kerajaan Islam.

3. Pada lambang Majapahit yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang Majapahit ini.


Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.

4. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang mengajarkan hidup prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya adalah seorang muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar Kertarajasa Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa Sanskerta, tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang penganut Hindu.

Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan untuk memberi penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja. Gelar seperti inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim Jawa, seperti Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo.

Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih Majapahit yang sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah seorang muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama Islam yang mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit. Hanya saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam masyarakat Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisanGajah Mada yang benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’.

Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun terdapat tulisan ‘LaIlaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa Patih yang biasa dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran dirinya sebagai Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.

5. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan dengan internal Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah dunia secara global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam situasi yang berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu.

Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus besar-besaran kaum muslim dari TimurTengah, terutama para keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan Nuswantara (Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis dan kaya dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranak pinak di tempat ini. Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa beragam kerajaanNusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit..

Inilah beberapa bukti dari fakta dan data yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang berkuasa di sebagian besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini. Sekali lagi terbukti bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa sejarahitu dibuat dan tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan.Wallahu A’lam Bishshawab. Hanya Tuhan Yang Maha MEngetahui .... .[sejarah-kompasiana]
READ MORE >>

HUKUM MATI GAYUS ATAU BUBARKAN SAJA REPUBLIK INI.....!!!

0


Wuih serem judul posting ini........?????!!! tapi apa mau dikata bosan, bosan dan bosan mendengar kasus-kasus mafia hukum plus oknum-oknum aparat goblok. Maaf kenapa kali ini saya kok agak kasar "ngomongnya" , capek hati ini, sakit hati ini mendengar kasus-kasus yang ada di tanah airku yang ku cinta ini. Itu pun yang terungkap, bisa jadi yang tidak terungkap lebih banyak lagi. Makanya nggak heran banyak gelandangan, orang miskin dan pengangguran di sekitar lingkunganku. Goblok sekali lagi Goblok aku mengumpat kepada diriku sendiri mengapa aku hanya seorang blogger  miskin dengan kantong cekak alias pas-pasan untuk beli sebungkus rokok yang menemaniku di depan komputer tidak bisa berbuat apa-apa. Dulu aku pikir ribuan blogger kelas kambing kaya diriku kalau posting kasus-kasus korupsi mungkin sedikit membantu membuat sanksi sosial para pelaku korupsi. Eh....ternyata boro-boro merasa menderita....ternyata para pelaku korupsi masih mandi uang, nyawer sama oknum aparat goblok, dan diperlakukan seperti seorang raja. Bisa jadi keluarga oknum aparat tadi, malam ini dengan bangganya sedang clubbing sekaligus mamerin mobil barunya kepada temen-temennya. Putus asa dah buat postingan kasus-kasus korupsi.....kayanya nggak ada gunanya lagi, mendingan mostingin model-model cantik......bisa menghibur hati ini dari pada mostingin si Gayus Goblok dan mahluk-mahluk sejenisnya. Goblok............ada kecoa masuk ke gelas kopiku............! tadinya kecoa itu mau kubunuh, tapi setelah kuamati kecoa tadi bukan pelaku korupsi.....kayanya kecoa satu ini kecoa jujur, mencuri kopiku sebatas kebutuhan perutnya. Seandainya Gayus Goblok yang mencuri kopiku ....KUBUNUH DIA !!!
READ MORE >>

Hah .. Gayus Sudah 68 Kali Keluar Tahanan .... !! Sakti Bener Dia..

0
Metrotvnews.com, Jakarta: Gayus...Gayus! Bekas pegawai Ditjen Pajak itu kini kembali bikin ulah. Dia memang lihai, apalagi disokong dengan duit miliaran rupiah di kantongnya.

Hukum seperti ada di tangannya. Usai membikin gempar dengan kasus penggelapan pajak ratusan miliar rupiah yang diotakinya, Gayus kini diduga menyogok 9 petugas Rutan Mako Brimob agar bebas pelesir ke mana-mana.

Nyatanya memang demikian. Pemilik nama lengkap Gayus Halomoan Tambunan itu belakangan diketahui sudah 68 kali keluar dari bui. Agar semua berjalan mulus, dia memberikan upeti Rp 370 juta kepada Kepala Rutan Komisaris Polisi Iwan Siswanto.

Sumber Metro TV yang tak ingin disebutkan namanya di Jakarta, Kamis (11/11), menuturkan, Gayus bisa leha-leha sejak Juli 2008. Terakhir dia kedapatan nonton turnamen tenis di Bali.

Tapi bukan Gayus saja yang berbuat demikian. Sumber Metro TV menambahkan, Susno Duadji dan Wiliardi Wiazard pun pernah melakukan hal yang sama. Susno pernah pelesir dengan menyogok petugas rutan Rp10 Juta.

Sementara Wiliardi memberi uang pelicin Rp15 juta. Bila ditotal, tambah sang suber, uang suap yang mengalir ke kantong Iwan cs lebih dari Rp 300 juta. Luar biasa!(**)

sumber
READ MORE >>

HUKUM MATI GAYUS..........................!

0
 

Ruhut: "Saya Kira Gayus Tambunan Harus Dihukum Mati"
Semua orang geregetan dengan ulah Gayus Tambunan yang masih saja menyuap saat di tahanan. Termasuk Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul.
Ruhut geram dan meminta agar Gayus dihukum mati saja.

"Walaupun aset sudah disita, dia bisa mengancam menyanyi kepada mafia di luar kalau dia tidak dikasih uang. Kayaknya dia tidak merasa berdosa, saya kira Gayus harus dihukum mati biar tidak melakukan perbuatannya menyuap polisi lagi," ujar Ruhut kepada deetikcom, Sabtu (13/11/2010).

Ruhut meminta Gayus dihukum mati bukan tanpa sebab. Ruhut tak mau Gayus melenggang bebas dari tahanan karena membeli hukum.

"Apalagi saya lihat ada penilaian psikolog dia psikopat, itu kan bahaya, dia bias-bisa tidak dihukum dan bebas begitu saja," keluh Ruhut.

Ruhut kemudian berharap Polri terus mengembangkan kasus Gayus hingga mengarah ke sejumlah oknum di luar penjara yang terus mensuplai uang kepada Gayus. Menurut Ruhut, Gayus sudah menjadi sosok yang ditakuti di kalangan mafia pajak.

"Dalam kasus ini perlu dikembangkan, jangan Gayus tambunan sudah menjadi jagoan dia sudah merasa punya ATM dimana-mana yaitu orang yang bersekongkol dengan dia dalam penggelapan pajak," papar Ruhut.

Di internal Kepolisian, Ruhut mendorong agar terus dilakukan pembersihan. Ruhut curiga Gayus sudah menyuap sejumlah aparat Kepolisian.

"Oleh karena itu semua oknum yang terlibat dengan Gayus sampai petingginya di Kepolisian harus dihukum seberat-beratnya sampai dipecat karena sangat mencoreng citra penegakan hukum kita di tengah musibah," pinta Ruhut.

Kepada Kapolri, Ruhut meminta terus mendorong anak buahnya mengusut kepergian Gayus ke Bali. Menurut Ruhut, hal ini sangat mencoreng citra penegakan hukum di Indonesia.

"Saya yakin Kapolri tidak terlibat. Tapi saya minta Kapolri jemput bola usut ini," pungkasnya.

ZONAINDO.COM
READ MORE >>

Ternyata Gayus Ke Bali Berlibur Bersama 5 Orang Anggota Polisi

0
 
 
Mabes Polri serius menindaklanjuti dugaan Gayus Halomoan Tambunan yang pelesiran ke Bali saat meninggalkan Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Informasi yang diperoleh penyidik, mantan pegawai Ditjen Pajak itu ”ditemani” lima petugas rutan selama berada di Pulau Dewata itu.

”Dia tidak pergi sendiri, tapi dikawal lima petugas rutan anak buah Kompol Iwan Siswanto (Kepala Rutan Mako Brimob, red),” ucap salah seorang sumber JPNN di lingkungan Mabes Polri, Sabtu (13/11). Sebagai imbalan, Gayus yang juga terdakwa kasus mafia pajak itu memberikan servis terbaik kepada lima petugas rutan Mako Brimob yang mengawalnya itu.

Tidak tanggung-tanggung fasilitas yang diberikan Gayus untuk lima polisi berpangkat bripda dan briptu itu selama di Bali. Untuk penginapan, mereka menginap di hotel yang sama dengan Gayus. Yakni Hotel Westin Nusa Dua Bali, yang termasuk kategori hotel bintang lima.

Bahkan, beberapa di antara lima petugas itu juga difasilitasi Gayus untuk menyaksikan pertandingan tenis Commonwealth Bank Tournament of Champions 2010, di Nusa Dua, Bali. Di turnamen internasional itulah, sosok yang diyakini Gayus terbidik oleh kamera dua fotografer dari dua media cetak ibukota.

Untuk membuktikannya, penyidik Bareskrim Polri rencananya akan membawa lima petugas itu ke Bali, Senin (15/11) besok. Mereka akan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). “Rencananya kami akan bawa mereka ke Bali besok Senin,” kata sumber tadi.

Lima petugas itu merupakan bagian dari sembilan petugas Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Seperti diketahui, sembilan petugas rutan, termasuk Karutan Kompol Iwan Siswanto, menjadi tersangka karena menerima suap dari Gayus. Suap itu merupakan uang pelicin dari Gayus untuk bisa keluar rutan.

Penyidik akan membawa lima petugas rutan itu ke tempat-tempat yang dikunjungi saat bepergian ke Bali. Misalnya hotel, lokasi pertandingan tenis dan tempat-tempat lainnya. Sumber tadi menyebutkan, keikutsertaan lima petugas itu selain mengawal Gayus juga untuk membantu penyamaran suami Milana Anggraeni itu.

Lebih lanjut perwira menengah (pamen) ini menerangkan, pengawalan yang dilakukan petugas itu seizin Kepala Rutan Kompol Iwan Siswanto sejak Rabu (3/11). Namun, mereka tidak melaporkan bahwa tujuan kepergiannya ke Bali.
Hingga akhirnya, Sabtu (6/11), beredar foto Gayus yang sedang menyaksikan turnamen tenis di Bali. “Iwan bingung lihat foto Gayus pakai wig,” ucapnya..

Dia langsung memerintahkan anak buahnya pulang. Gayus pun dijemput di rumahnya di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara pada Sabtu malam. Tak tanggung-tanggung, yang menjemput Gayus adalah tim Densus 88 Anti Teror.

Bahkan sumber lain, masih di kalangan penyidik mengatakan, saking paniknya, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi mengeluarkan perintah tembak di tempat kepada Gayus. “Kalau sampai melebihi hari Sabtu pukul 00.00, Gayus tidak ketemu tembak di tempat,” ucapnya.

Dikonfirmasi mengenai rencana penyidik membawa lima tersangka itu ke Bali, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi belum mau membeberkannya.

“Belum. Belum, itu nanti,” kata Ito saat dihubungi jpnn, tadi malam.

Ito juga enggan memberikan keterangan tentang perkembangan penyidikan terkait dengan suap Gayus ke petugas rutan Mako Brimob. “Masih sama dengan penjelasan saya kemarin. Nanti saja biar disampaikan Kadiv Humas,” elak Ito yang mengaku masih menghadiri resepsi perkawinan lantas menutup telepon.

Dalam kesempatan sebelumnya, Ito membantah memberikan perintah tembak di tempat bagi Gayus. Namun perintahnya adalah upaya paksa terhadap Gayus.
KPK Ambil Alih Kasus

Di bagian lain, Mahkamah Konstitusi (MK) memberi usulan deadline dua minggu bagi Polri untuk merampungkan kasus dugaan praktik pelesiran Gayus itu. Jika tak ada hasil memuaskan dalam tenggang waktu itu, MK meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus tersebut.

”Ini kan masih empat hari. Jangan emosional dulu. Kita beri waktu dua minggulah. Setelah dua minggu, kita lihat hasilnya dan kita nilai bersama-sama,” ujar Ketua MK Mahfud MD di Jakarta, kemarin. Mahfud masih percaya Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mampu merampungkannya.

Alasannya, kata Mahfud, Timur tidak tersandera oleh dosa-dosa masa lalu. Dia juga tidak sepakat bila masyarakat menyalahkan Timur. Sebab, jenderal polisi kelahiran Jombang itu adalah orang baru di elit korps Bhayangkara.

“Dia memang orang lama di kepolisian, tapi dia adalah orang baru di elit,” katanya.

KPK, kata Mahfud, memiliki kewenangan untuk mengambil alih. Dalam UU KPK disebutkan bahwa lembaga antikorupsi itu berwenang melakukan supervisi terhadap penegak hukum. ”Tapi kalau saya ketua KPK, saya ambil alih sekarang kasus itu,” katanya lantas terkekeh.

Menurut Mahfud, tindakan Gayus tersebut benar-benar mencedarai rasa keadilan masyarakat. Karena itu, dia meminta Gayus dihukum seberat-beratnya.

“Kalau bisa lebih seumur hidup. Orang-orang seperti itu yang merusak Indonesia. Waktu dia diwawancarai, hanya ketawa-ketawa seperti tak berdosa. Padahal jutaan orang dimiskinkan,” kata Mahfud.

Menurut Mahfud, rakyat Indonesia sangat dirugikan dengan sikap dan mental para koruptor seperti Gayus. “Ribuan orang dimiskinkan oleh dia. Orang-orang seperti itu tidak hanya dihukum berat, tapi juga harus dimiskinkan,” tegas Mahfud.

Menanggapi usulan itu, Wakil Ketua KPK M. Jasin mengatakan, pihaknya tidak akan begitu saja mengambil penyidikan kasus itu dari tangan kepolisian.

“Mengenai itu (penanganan kasus Gayus), KPK menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Ambil alih kasus itu harus ada syarat-syaratnya,” tulis pesan singkat Jasin kepada JPNN tadi malam.

Pengambilalihan perkara oleh KPK dari lembaga penegak hukum lainnya, lanjut Jasin, telah diatur dalam pasal 9 UU No 30 Tahun 2002 tentang KPK. Dalam pasal tersebut, disebutkan bahwa suatu kasus bisa diambil alih lembaga superbodi itu jika proses penanganannya berlarut-larut tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawabkan.

Selain itu dalam pasal 9 huruf d dijelaskan, jika penangangan tindak pidana korupsi itu mengandung unsur korupsi, maka KPK juga bisa mengambil alihnya. (jpnn)

sumber
READ MORE >>

24 Tampang Anggota DPR RI Yang Ndeso dan Katrok Tetap Bersikeras Keluar Negeri Saat Indonesia Sedang di Landa Bencana Dahsyat

0

1. Nurdiman Munir (Fraksi Golkar)



2. Chairuman Harahap (Fraksi Partai Golkar)



3. Salim Mengga (Fraksi Partai Demokrat)



4. Darizal Basir (Fraksi Partai Demokrat)



5. Anshari Siregar (Fraksi PKS)



6. Abdul Rozak Rais (Fraksi PAN)



7. Usman Djafar (Fraksi PPP)



8. Ali Maschan Moesa (Fraksi PKB)


Foto anggota DPR yang ke Italia

1. Yasti Soepredjo Mokoagow dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN)



2. Muhidin Mohamad Said (Fraksi Partai Golkar)



3.Roestanto Wahid (Fraksi Partai Demokrat)



4. Usmawarnie Peter (Fraksi Partai Demokrat)



5.Sutarip Tulis Widodo (Fraksi Partai Demokrat)



6.Zulkifli Anwar (Fraksi Partai Demokrat)



7.Riswan Tony (Fraksi Partai Golkar)



8.Eko Sarjono Putro (Fraksi Partai Golkar)



9.Roem Kono (Fraksi Partai Golkar)



10.Irvansyah (Fraksi PDI-P)



11.Sadarestuwati (Fraksi PDI-P)



12.Chairul Anwar (Fraksi PKS)



13.Ahmad Bakri (Fraksi PAN)



14.Epyardi Asda (Fraksi PPP)



15.Imam Nahrawi (Fraksi PKB)



16.Gunadi Ibrahim (Fraksi Partai Gerindra)

Anggota DPR Dijadwalkan Tur di Athena
TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebelas anggota Dewan Perwakilan Rakyat dijadwalkan mengikuti tur di Athena dan luar ibu kota Yunani itu. Tur di Kota Athena dilakukan kemarin, begitu mendarat dari Jakarta.

"Rencananya, hari ini mereka tur ke Athena. Setelah itu, pukul 19.00 bertemu masyarakat Indonesia di Yunani di Wisma Duta," kata anggota staf administrasi Kedutaan Besar RI di Athena ketika dihubungi Ahad 24 Oktober 2010. Mereka juga dijadwalkan berkunjung ke parlemen dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Yunani kemarin.

Menurut petugas yang menolak dikutip namanya itu, pada Selasa pagi waktu setempat, para anggota Badan Kehormatan DPR akan melakukan kunjungan ke kota-kota bersejarah lainnya. Setelah itu, mereka langsung kembali ke Tanah Air dengan penerbangan malam.

Namun jadwal itu masih tentatif. Detail jadwal acara berada di bagian protokoler. "Ini rencana yang dibahas sewaktu briefing beberapa waktu lalu." Tempo belum berhasil menghubungi bagian protokoler hingga berita ini diturunkan.

Rombongan anggota DPR plus tiga anggota staf ahli dan administrasi tiba di Yunani kemarin. Mereka berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu sore pekan lalu.
Mereka berangkat di tengah kritik dengan alasan akan mempelajari etika, tata tertib, serta buku pedoman parlemen. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran memperkirakan total anggarannya Rp 1,5 miliar. Tiap peserta menerima uang harian setidaknya Rp 26 juta, belum termasuk akomodasi dan asuransi.

Anggota Komisi Pertahanan DPR, Lily Wahid, berpendapat, dana studi banding ke Yunani lebih baik dialihkan untuk menangani tenaga kerja Indonesia bermasalah di luar negeri. "Dananya besar sekali," katanya dalam dialog interaktif di aula Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu pekan lalu. Diskusi digelar oleh Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Malaysia memperingati 10 tahun berdirinya cabang itu.

Adik kandung mantan presiden Abdurrahman Wahid ini juga tak paham logika berpikir para anggota Badan Kehormatan DPR yang berangkat ke Yunani. "Masak belajar etika harus ke Yunani?" ucap Lily.

Anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar ini menanggapi penjelasan Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur, Agus Trianto, bahwa lebih dari 6.000 TKI bermasalah di Malaysia, 177 orang di antaranya terancam dihukum mati. Total anggaran pembelaan Rp 1,2 miliar setahun, sedangkan penampungan dibiayai oleh Kedutaan.

Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies, J. Kristiadi, menilai DPR hanya mempermalukan diri sendiri. "Bangsa ini punya nilai yang namanya Pancasila," katanya kemarin.
sumber artikel:kompas.com
READ MORE >>
 

Copyright © 2009 by Manokwari News, Musician Blog Design, People.com Website Manokwari News, Manokwari City